Written by Admin CK,|Reading time: 3 minutes

Pastikan Data yang Dimasukkan ke Dalam Cloud Berstatus Baik, Sebelum Anda Memindahkannya

Pastikan Data yang Dimasukkan ke Dalam Cloud Berstatus Baik, Sebelum Anda Memindahkannya

Data tampaknya menjadi komponen yang sering
terlupakan dari arsitektur sistem yang baik. Dalam migrasi awan, sering sekali terjadi kesalahan saat
mengingat kembali bagaimana data yang statusnya buruk akan menjadi lebih buruk saat memindahkannya ke cloud.

Seperti apakah data buruk yang dimaksud itu?
Struktur data yang buruk biasanya data yang berlebihan dan tidak adanya sumber
kebenaran tunggal. Sehingga masalah
keamanan dan kepatuhan semuanya berada di urutan teratas sebagai sumber data
yang berstatus buruk. Saat ini, terlalu banyak perusahaan yang menendang data
tersebut agar migrasi tetap bisa berjalan dengan menggunakan kamuflase
komputasi awan. Sungguh ironi sebuah sistem komputasi awan yang sangat
disayangkan.

Dillansir dari infoworld.com berikut adalah dua
rekomendasi data inti yang bisa dan mampu untuk dimigrasikan ke cloud dengan
cara benar.

1. Buat model data umum yang mencakup semua data perusahaan#

Model data umum ini dapat berupa model data
virtual. Dengan menggunakan perangkat lunak virtualisasi data untuk membuatnya.
Cara ini juga bisa jadi model yang konseptual atau sesuatu yang logis digunakan
IT sebagai referensi. Model ini harus mencerminkan semua data dan entitas data
yang harus dihadapi perusahaan, seperti data penting yang sangat umum pada sebuah perusahaan,
tentang pelanggan, produk, inventaris, dan penjualan.

Model ini bisa digunakan sebagai titik referensi umum
untuk semua database perusahaan, apakah cloud atau on-premised. Hal ini memberikan data untuk fokus pada satu sumber
kebenaran, dan itu memberikan pemahaman tingkat atom dari semua data, elemen
data, dan artinya. Model ini selanjutnya dapat diikat ke dalam sistem manajemen
data master atau ke dalam sistem tata kelola data.

2. Perbaiki data Anda saat pindah ke cloud#

Diperlukan beberapa langkah tambahan dalam proses
migrasi, termasuk mengubah struktur dan bahkan mungkin mengubah database. Tentu
saja, aplikasi harus berubah juga untuk menggunakan database yang baru dan
lebih baik.

Kenyataannya saat ini banyak sekali perusahaan yang melewatkan perbaikan data atau
perbaikan selama migrasi ke awan. Hal
itu disebabkan karena biaya dan waktu yang tertunda. Pada prosesnya banyak
perusahaan baru akan sadar, saat proses migrasi data mengalami masalah. Banyak
teknisi yang sering mengabaikan untuk membuat data inti yang mudah dipindahkan.
Padahal, jika melek syarat pada pemindahan data ke cloud, banyak teknisi yang
tidak perlu repot mengkurasi data atau bahkan mengalami proses terlambat saat
memindahkan data tersebut.

Pada dasarnya data adalah bagian mendasar dari
sistem apa pun, dan sebagian besar perusahaan perlu meningkatkan data mereka
sebelum pindah ke cloud. Sehingga sangat diperlukan sekelompok tim migrasi cloud yang serius memperbaiki data
dan meningkatkan nilai migrasi cloud untuk mendapatkan proses lima kali lipat dan tanpa kesulitan
sebagai hasilnya. Selamat mencoba!

Got Questions?

Let's Talk to
Tim Kilat!

Got Questions?
Hi, I'd like to know more about CloudKilat's services.
Cloud Kilat
Hey there! 👋 Happy to help! Tim Kilat is ready to walk you through our services and find the perfect solution for you 😊
;

Order Now and Go Live Instantly

Your service activates the moment you order. Just click, and you're online.