Written by Admin CK,|Reading time: 3 minutes

Mengapa Harus Multi-Cloud? Ini Dampaknya untuk Perusahaan

Mengapa Harus Multi-Cloud? Ini Dampaknya untuk Perusahaan

Sejauh mana sebenarnya fungsi multi-cloud dan
apa dampaknya bila diterapkan di perusahaan? Sebuah survei yang dilakukan IDG
menyebutkan 89% dari populasi bisnis merasa tertarik atau bahkan sudah
menginvestasikan perusahaannya dalam rancangan digital. Namun meskipun
menempati angka yang tinggi, dalam pelaksanaannya tidaklah selalu sama. Kurang
lebih hanya 44% yang sepenuhnya berani mengadopsi pendekatan ini. Diakui memang
tidak mudah untuk memperkenalkan sebuah rancangan baru ke perusahaan karena
adanya prospek yang masih belum pasti sehingga meragukan para pemimpin,
karyawan dan CIO.

Untuk mengatasi kendala tersebut, sebuah
transformasi digital harus memiliki infrastruktur inti yang bergerak cepat, dan
tawaran tinggi akan fleksibilitas serta sejauh mana bisa diandalkan. Dalam hal
ini sayangnya public cloud tidak lagi dapat menjadi solusi, perusahaan harus mulai
mempertimbangkan multi-cloud sebagai strategi baru yang lebih sesuai dengan
kebutuhan mereka.

Mengapa harus multi-cloud?

Adanya perbedaan antara public, private, hybrid, dan multi-cloud#

Ada banyak jenis cloud yang terus dikembangkan. Eurostat mengatakan di Desember 2018
ada 26% perusahaan di Eropa yang menggunakan cloud. Meskipun terlihat kecil
secara angka, namun fenomena ini membuka kesempatan untuk adanya pertumbuhan
yang lebih besar karena pada akhirnya akan ada banyak bisnis lain yang terdorong
untuk berpindah menggunakan infrastruktur berbasis cloud.

Seperti namanya, hybrid cloud dan multi-cloud merupakan
pengembangan cloud yang serupa tapi tak sama. Hybrid cloud merupakan kombinasi dari layanan public
dan private cloud. Untuk beberapa
bisnis hal ini memang menguntungkan karena perusahaan dapat memanfaatkan
fasilitas public cloud sambil tetap
menggunakan private cloud untuk
aplikasi yang sensitif atau rentan dalam proses regulasi.

Namun beberapa tahun terakhir populeritas hybrid cloud dan public cloud mulai mengalami penurunan karena banyak dari
perusahaan menginginkan layanan yang bersifat off-premise. Multi-cloud di sisi lain merupakan serangkaian entitas
yang dapat dikelola di bawah pusat manajemen. Sehingga hal ini memberikan
pendekatan yang lebih terkombinasi dengan private
cloud, public, dan hybrid. Perusahaan menjadi memiliki
pilihan untuk menghubungkan atau tidak antara public, private, dan hybrid
cloud.

Multi-cloud memudahkan Anda mengendalikan segalanya#

Dilihat dari manfaat, hybrid cloud memungkinkan perusahaan untuk berbagi sumber daya dan melakukan
perpindahan antara public cloud dan private cloud untuk meminimalisasi cost dan mengatur network traffic yang sering berubah-ubah.

Namun dengan adanya multi-cloud, Anda akan
jauh lebih dipermudah. Multi-cloud memiliki pendekatan yang sangat komprehensif
dalam memadukan public cloud dan private cloud sehingga Anda tidak perlu
melakukan integrasi data. Selain itu, saat ini banyak
bisnis yang dibangun dengan teknologi open-source
seperti OpenStack yang memudahkan Anda karena didukung oleh berbagai layanan
cloud dan vendor sehingga memberikan
fleksibilitas ekstra.

Faktor keamanan yang harus dipertimbangkan#

Tidak dapat dipungkiri kehadiran multi-cloud sangat membantu
bisnis. Ada banyak keunggulan yang dimiliki multi-cloud sebagai produk baru.
Namun seperti halnya kebaruan dalam pengembangan cloud, multi-cloud juga
melahirkan beberapa tantangan baru terutama soal keamanan.

Saat memilih multi-cloud, Anda harus
memastikan adanya sistem keamanan yang paten, tata kelola yang berkualitas, dan
kepatuhan ynag sifatnya efektif. Tidak perlu khawatir, untuk mewujudkannya Anda
masih bisa mengambil kendali dengan memberikan pelatihan kepada karyawan atau
divisi terakit yang berubungan dengan sistem keamanan cloud.

Budget yang sesuai dengan kebutuhan#

Sebagai bagian dari teknologi, ada budget yang harus Anda keluarkan untuk
bermigrasi ke teknologi cloud. Banyaknya varian cloud dapat memudahkan Anda
untuk mendapatkan yang sesuai kebutuhan.

Jika Anda ingin memilih multi-cloud, pastikan
bahwa ada memiliki internal yang paham dan dapat mengonsolidasikan data serta
memberikan analisis biaya yang dapat dipahami oleh seluruh lapisan perusahaan.
Jangan lupa untuk selalu memantau segala jenis pengeluaran selama penggunaan
cloud dan membuat pengaturan ulang yang didasari pada proyek atau pekerjaan
yang sedang berjalan dan setelahnya.

Got Questions?

Let's Talk to
Tim Kilat!

Got Questions?
Hi, I'd like to know more about CloudKilat's services.
Cloud Kilat
Hey there! 👋 Happy to help! Tim Kilat is ready to walk you through our services and find the perfect solution for you 😊
;

Order Now and Go Live Instantly

Your service activates the moment you order. Just click, and you're online.